romantis

Cerpen Romantis Update Agustus 2012
PENGORBANAN

Karya Vika Erzia

Hari ini adalah hari pertama aku masuk sekolah. Oh iya kenalin nama aku Nazila, tapi temen-temen sering manggil aku Zii. Aku anak ke 2 dari 2 bersaudara,kakak ku namanya Andre,dia baru aja selesai kuliah bulan lalu. Aku mempunyai 3 orang sahabat namanya Yudi, Chika,dan Dicky, persahabatan kami terjalin sejak kami duduk di kelas 1 SMP hingga sekarang. Ibarat tuh kaya perangko gitu yang selalu nempel kemana aja..heehheheh. Kalo Yudi thu dari dulu ampe sekarang ngejar-ngejar adiknya Dicky, namanya Anisa. Kalo Chika lagi deket ma kakak kelas tapi ga tau siapa, katanya ntar kalo udah jadian baru dia cerita. Nah kalo Dicky sebelas-duabelas sama aku, masih jomblo…

Aku di antar oleh kakak ku ke sekolah. Setibanya di sekolah aku mencari sahabat-sahabatku, kebetulan kami berempat satu sekolahan. Tiba- tiba saja aku dikagetkan oleh ulah mereka *dooorrrrr* akupun terkejut. Ah kalian bikin aku kaget aja, untung aku gak punya penyakit jantungan. Ia deh kami minta maaf ya Zii, ia aku dah maafin kalian kok. Sembari menunggu bel masuk berbunyi kamipun berkumpul di taman dan mengobrol-ngobrol di sana.

Teetttttt…..teetttttt….teetttttt, belpun berbunyi dan kami segera masuk ke kelas. Kebetulan juga kami sekelas dan duduknya berdekatan, pas banget deh pokoknya. “Ayo kita masuk ke kelas,” ajak Chika. “Ia deh ntar aku nyusul, aku mau ke toilet dulu kebelet nih”. “Mau ditemenin gak nih Zii ?” tanya Dicky. “Gak usah, kalian masuk kelas dulu aja”. Saat perjalan menuju toilet tiba-tiba aku bertabrakan dengan seseorang. Kamipun berkenalan, namanya Bayu dia kelas XI orangnya cakep, ramah udah itu baik pula pokoknya perfect deh. Saat tiba di kelas ternyata sudah ada guru, aku pun bergegas masu ke kelas. Saat melihat ibu guru itu seperti tidak asing lagi bagiku, sepertinya aku pernah melihat dia sebelumnya ah atau mungkin Cuma perasaan ku saja.
Saat istirahat kami semua berkumpul di kantin sekolah. “Oh ia hari ini kalian boleh makan sepuasnya biar aku yang traktir”. “Eh mimpi apa kamu semalem Yud kok tiba-tiba baik gini sih”. “Aku baru aja jadian ma Anisa”, jawab Yudi.” Maksud kamu Anisa adiknya Dicky ? ia, gak papa kan Dicky aku pacaran ma adik kamu ? Gak papa tapi awas ya kalo kamu berani nyakitin Annisa. Ia tenang aja Dic aku bakalan jaga adik kamu dengan baik dan gak akan nyakitin dia”.
Kamipun memesan makanan, saat aku ingin mengambil minun tiba-tiba aku bertemu lagi dengan Bayu yang kebetulan ingin memesan minuman juga.” Eh kamu Zii, duduk bareng yuk ? ajak Bayu. Emm gak deh kak, soalnya aku ma temen-temen, kalo enggak kakak gabung ma kita-kita aja. Gak deh makasih kakak juga ma temen-temen kakak, jawab Bayu”. Hari demi haripun berlalu, aku dan Bayu pun semakin dekat.
Bel pulang berbunyi, kami berempat pun menuju gerbang depan sekolah. “Eh aku duluan ya temen- temen, soalnya mau jalan sama anisa. Cie cie yang pacar baru’’,,,goda Chika. ‘’Apaan sih chik, jadi malu. Gak papa kan Dic aku ajak jalan annisa ? ia gak papa, tapi pulangnya jangan kesorean ya Yud…Ia sipbb deh pokoknya’’... ‘’Upssss hampir aja aku lupa, siang ini aku ada janji sama adik aku mau temenin dia belanja. aKu pulang duluan ya, gak papa kan ? ‘’tanya chika. Oh ia udah gak papa kok Chik. Jadi hanya aku dan Dicky di depan gerbang sekolah siang ini. Tiba-tiba aja Dicky ngajakin pulang bareng, dan kamipun pulang bersama-sama.
Setibanya di rumah aku diajak oleh kak Andre ke toko buku, mau cari novel terbaru katanya. Memang nih kak Andre hobi banget baca novel. Setelah sampai di toko buku aku dan kak Andre berkeliling untuk mencari novel. Tanpa sengaja aku bertemu dengan Bayu, dia juga lagi cari novel yang sama dan akhirnya kami memutuskan untuk mencarinya bersama-sama. Setelah mendapatkan novel yang dicari, akhirnya kami menuju kasir untuk membayar. “Bay aku duluan ya ? Ia Zii, jawab Bayu’’.
Entah mengapa akhir-akhir ini aku sering melamun dan memikirkan Bayu, setiap kali bertemu Bayu hati ku selalu dag dig dug,tanganku menjadi dingin dan gemetar seketika, apa ini yang dinamakan cinta ? Hal ini bertolak belakang dengan Dicky, malam ini Dicky mengajakku makan malam di sebuah Cafe. Dan pada malam ini ia menyatakan perasaannya kepadaku. Aku sangat bingung harus gimana, aku suka sama Bayu, tapi disisi lain Dicky menyukai aku. Saat perjalanan pulang sepertinya aku melihat Bayu dan Chika sedang jalan berdua, atau mungkin hanya perasaan ku saja.
Keesokan harinya di sekolah Chika tampak terliat senang sekali. “eh Chika, kenapa sih kamu kelihatan seneng banget pagi ini, gg kaya biasanya? tanya ku yang penasaran. ‘’Semalem aku jadian Bayu Zii, aku seneng banget karena aku juga suka sama dia’’ Jawab Chika. ‘’Maksud kamu Bayu kakak kelas kita ya Chik ? tanya Yudi . ‘’Yappss bener banget Yud, jawab chika’’. Mendengar perkataan Chika, akupun langsung terkejut dan perasaan ku campur aduk. Dan aku memutuskan untuk sendiri di Taman sekolah. ‘’Kenapa harus Chika yang jadian sama Bayu, kenapa !!! Kenapa bukan orang lain aja, aku gak mungkin nyakitin perasaan sahabat ku sendiri, pokoknya Chika gg boleh tau soal masalah ini, aku gak mungkin ngancurin kebahagiaan sahabatku sendiri ’’. 
Saat aku tiba di rumah ada seorang perempuan dan Dicky yang sedang duduk bersama kak Andre di ruang tamu, tapi sepertinya wanita itu tak asing lagi buat ku. Benar saja ternyata wanita itu adalah Kakak sepupunya Dicky. Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata itu adalah pacarnya kak Andre dan bulan depan rencananya mereka akan bertunangan. Hatiku menjadi semakin hancur melihat semua kenyataan ini, padahal aku sudah menaruh harapan sama Dicky. Akupun berlari ke kamar, aku tak kuasa membendung air mataku. ”Kenapa ini semua terjadi sama aku !!!!! pertama aku relain Bayu buat Chika dan sekarang aku harus relain Dicky buat kak Andre”. Kenapa……kenapa !!! Apa aku tak layak untuk merasakan cinta ? Apa aku tak layak mencintai dan dicintai ? air matakupun perlahan-lahan jatuh membasahi pipiku. “Tapi aku gak boleh egois, mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk ku. Aku gak mau persahabatan aku dan Chika jadi hancur dan aku gak mau melihat kak Andre sedih dan membatalkan pertunangannya Cuma gara-gara ini. Aku harus rela dan ikhlas buat ngorbanin ini semua demi kebahagiaan orang-orang yang aku sayangi.“Semoga kalin bahagia, SELAMANYA !!

=======SELESAI========

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s